Home HEADLINE OPD Diminta Percepat Penyerapan Anggaran

OPD Diminta Percepat Penyerapan Anggaran

Oleh : admin November 9, 2018
OPD Diminta Percepat Penyerapan Anggaran


Foto : Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalteng, Nurul Edy, (Tengah) saat menyampaikan realisasi anggaran dan target yang harus dipenuhi saat Rapat Tepra, di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (8/11).(Dayak Pos/Yanting)

Palangka Raya, Dayak Pos

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah  (Kalteng), dan Pemerintah Kabupaten dan Kota diminta memacu serapan anggaran dengan sisa waktu sekitar satu setengah bulan sebelum akhir tahun anggaran.

Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalteng, Nurul Edy mengatakan, realisasi belanja langsung dan belanja tidak langsung untuk periode 30 September kemarin masih di bawah target yang ditetapkan. Hal inilah yang harus diperhatikan agar tidak terjadi masalah penggunaan anggaran jelang akhir tahun.

“Ini sudah memasuki November, triwulan ke IV tahun 2018. Dengan sisa waktu yang ada, seluruh pengguna anggaran pada perangkat daerah untuk dapat mempercepat realisasi penyerapan APBD,” katanya saat Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (Tepra), Kamis (8/11).

Dari sisi serapan anggaran, per 31 Oktober secara kumulatif masih terbilang rendah. Untuk keuangan baru 63,25 persen dan fisik 70,72 persen. Jika melihat dari waktu yang tersisa, maka untuk mengejar realiasi setidaknya 90 persen lebih harus ada langkah strategis dari perangkat daerah agar mampu memacu realisasi anggaran.

Pencapaian realisasi anggaran sesuai target yang ditetapkan, ujar Nurul, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Perangkat daerah di lingkup Pemprov Kalteng, serta kabupaten dan  kota tetap fokus terhadap penyerapan anggaran, serta segera membuat rencana aksi terhadap kegiatan tersebut, untuk dapat mengejar ketertinggalan itu dan tetap bekerja dengan penuh integritas.

“Yang terpenting disini, melakukan identifikasi dan mengevaluasi atas kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya, agar selesai tepat waktu dengan kualitas dan kuantitas sesuai dengan yang sudah ditetapkan,” ucapnya.

Sementara itu, untuk OPD pemegang anggaran belanja langsung tebesar, ditekankan untuk lebih fokus membuat rencana aksi untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut sampai akhir tahun anggaran. Karena, penyerapan anggaran di OPD  tersebut akan sangat berpengaruh terhadap presentase penyerapan anggaran secara keseluruhan.

“Semua itu punya tagetnya. Saat target itu dikejar, tidak hanya evaluasi yang kita perhatikan, namun juga rencana aksi. Dengan begitu, target tidak terasa berat untuk direalisasi,” tutupnya.(ant/aw)

Related Articles

Leave a Comment